| Gigi adalah jaringan tubuh yang paling keras dibanding yang lainnya tetapi walaupun demikian gigi juga merupakan jaringan tubuh yang mudah sekali mengalami kerusakan apabila kita tidak tau cara menjaga dan merawatnya. Proses kerusakan gigi geligi diawali dengan lubang gigi atau karies. Pada awalnya, karies hanya terjadi pada email saja, dan apabila dibiarkan, karies akan menjalar ke dentin dan akan berlajut lagi ke struktur di bawahnya yaitu ruang pulpa.Karies yang hanya mengenai email dan dentin tidak akan menyebabkan rasa apa-apa. Karies yang sudah berlanjut ke dentin, dapat menimbulkan rasa ngilu dan terkadang sakit mendalam dalam durasi singkat apabila tertekan makanan. Apabila tidak cepat ditambal, maka karies akan berlanjut hingga menembus ruang pulpa yang akan menyebabkan meradangnya pulpa bahkan kematian pada pulpa. Nah, kalau gigi kita dah terlanjur berlubang, gimana nih….? Beberapa langkah dibawah ini bisa jadi pilihan 1. Penambalan gigi dapat dipilih bila karies masih menyerang email dan dentin. Tapi, kalau karies sudah terlalu dalam hingga menyebabkan rasa ngilu yang sangat, dokter gigi biasanya akan memberikan perawatan awal, dimana pada kunjungan pertama akan diberikan semacam obat ke dalam gigi yang fungsinya untuk merangsang pertumbuhan dentin baru, sehingga mengurangi ngilu. Pada perawatan jenis ini, biasanya kita harus menunggu selama 3 bulan sebelum dilakukan penambalan. 2. Perawatan saluran akar. Jangan frustasi karena gigi yang berlubang sudah terlanjur sakit karena minuman yang dingin atau panas, atau karena gigi sudah mati hingga berwarna hitam, karena gigi itu masih bisa dirawat. Gigi yang busuk masih bisa ditambal, lho. Cuma, untuk itu biasanya diperlukan minimal 4 kali kunjungan pada perawatan saluran akar konvensional. Tetapi sekarang gigi kita yang sakit, mendenyut atau sudah membusuk itu langsung bisa ditambal dengan sekali kunjungan. 3. Dicabut. Halah, ini sih jalan terakhir ya. Sebisa mungkin gigi yang masih ada dipertahankan sajalah, jangan sampe dicabut. Soal tambalan, kita bisa juga milih jenis tambalan, sesuai dengan kocek kita. Kalau gigi belakang ada tiga alternatifnya. Tambalan amalgam (warnanya keperakan, kuat lho, bisa sampe 10 tahunan) harganya relatif lebih murah dan biasanya dianjurkan untuk gigi belakang, karena tidak mengganggu estetika senyum si pemilik gigi. Tambalan Resin (warna bisa sesuai dengan gigi, relatif kuatbisa bertahan 5 tahunan lebih, tergantung posisi lubangnya) harganya relatif mahal, karena estetika yang dicapai jauh lebih baik dari amalgam. Inlay alias tambalan cor. Jenis ini memerlukan waktu yang relatif lebih lama karena tambalannya dibuat di dental lab, tidak langsung dalam mulut. |
Kamis, 08 Mei 2008
Gigi berlubang, Ditambal atau dirawat, yaaa?
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)


3 komentar:
wah...makasi pencerahannya ya,mbak...
sip deh..
Makasih kembali...:)
Mbak Pop,
Salam kenal. Nama saya Kartika. Saya baru saja membaca blog Mbak Pop di blogspot dan saya ingin sekali mendapat masukan dari Mbak.
Baru kemarin ini gigi tambalan saya patah, setelah +/- 11 tahun lalu ditambal amalgam. Gigi ini letaknya stlah taring bawah kanan, jadi masih tmasuk di depan. Krn itu, walaupun skarang lubangnya begitu besar (akibat patah), saya ingin mempertahankannya. Kebetulan saya di jerman dan oleh dokter di sini sudah dilakukan perawatan akar (meski saya sebenarnya tidak merasa sakit).
Hanya saja, biaya pemasangan mahkota (crown) di sini sangat mahal. Jadi, saya ada rencana liburan ke indonesia, skalian urus gigi saya itu.
Kira2 berapa ya biasa pemasangan mahkota di tanah air? (utk amalgam dan utk bahan yg warnanya mirip gigi asli. Kira2 dg biaya dokter dan perawatan, berapa ya budget kita?)
Dan, kalau boleh tau jg, berapa kali kunjungan ke dokter ya? Soalnya, saya cuma liburan sebulan. Apa itu cukup?
Mohon maaf kalau terlalu banyak bertanya, Mbak. Soalnya sebagai mahasiswi Indonesia yg dibiayai lewat beasiswa, jumlah 850€ itu terlampau mahal buat saya. Dan, jawaban Mbak Popi sangat saya harapkan (lagi berlomba dg waktu soalnya). Terima kasih banyak.. dan semoga sehat selalu bersama keluarga!
Poskan Komentar