
Artikel ini bagian ke 2 dari postingan aku kemaren....
Apa aja sih yang mesti disiapkan untuk memperbaiki pola sikat gigi kita?
Yang pertama, Sikat gigi-nya..
Sikat gigi yang dipilih, sebaiknya lembut, jadi walaupun tekanan sikat berlebihan, tidak terlalu merusak permukaan gigi. Soal tangkainya, sebaiknya pilih yang lurus saja, jadi tekanan bisa lebih terkontrol.
Yang kedua, Odol alias pasta giginya
Kayaknya hampir semua pasta gigi yang ada di pasaran sudah mengandung fluor. Tapi gak ada salahnya untuk tetap memeriksa kandungan pasta gigi yang kita beli.
Yang Ketiga, Waktu menyikat gigi
Waktu menyikat minimal 2 kali sehari setelah makan dan sebelum tidur. Setelah makan nih, sebaiknya ditunggu 30 menit setelah makan sebab beberapa penelitian menyatakan langsung sikat gigi setelah makan justru bikin gigi lebih cepat terserang karies..nah lho…penyebabnya masih diteliti lebih lanjut, tetapi untuk saat ini baru disimpulkan bahwa menyikat gigi segera setelah makan akan meningkatkan pH mulut dalam sekejap dan lingkungan mulut yang asam sungguh tidak menguntungkan bagi gigi kita.
Yang Ke empat, Cara sikat giginya..
Dimulai dari gigi terakhir, dengan gerakan maju mundur yang pendek. Jaman kuliah dulu, aku punya rumus,222, 2 kali sehari selama 2 menit dan per 2 gigi sekali sikat. Yang sangat perlu diperhatikan adalah daerah antara gusi. Daerah tepi gusi atau biasa disebut daerah saku gusi memiliki kecendrungan untuk menahan plak dan sisa makanan, jadi biarpun seluruh gigi nampak kinclong tapi kalo daerah ini luput dari perhatian kita, tetap aja gusi bakal sering berdarah kalau kita menyikat gigi. Jadi biar daerah ini sebersih lainnya permukaan gigi, inget untuk melakukan gerakan penyikatan dengan miring 45 derjat ke arah gusi.Hal lain yang perlu diperhatikan adalah
• Jangan pakai sikat gigi orang lain
• Jangan biarkan sikat gigi kontak dengan sikat gigi lain dalam tempat penyimpanan
• Kalau perlu rendam sikat gigi dalam mouthwash untuk mencegah kontaminasi dengan sikat gigi lain
• Jangan simpan di tempat yang lembab
• Ganti setiap 3-4 bulan sekali
Wahhh…dah panjang banget nih…
Sebelum yang baca jadi bete, aku sudahi sajalah dulu…
Hmmm, kalau ada yang ingin suatu topik aku bahas di blog ini…ayoooo…aku tunggu..topik seputar gigi yang mau diketahui lebih lanjut…


8 komentar:
bu dokter kalo udah rajin gosok gigi, tapi kok nafas masih bau naga gimana? trus kalo sikatan berdarah2 terus, aduh cakit :)
Kalo aku suka ganti sikat gigi 1 bulan sekali lho.
apapun sikat giginya, minumnya teh botol sosro
Gimana cara bersiin Gigi yang udah ompong ya...
wah,,,wah...ketemu ahli gigi di sini..yeah..hore...
mbak, mo nanya dong,kalo gigi dah lubang apa mesti sebaiknya dicabut aja?
Dhie..bagus banget kalo bisa sering ganti sikat gigi..tapi mesti diperhatikan juga nih, kalo sikat gigi cepat banget rusaknya, jangan-jangan sikat tekanan penyikatannya berlebihan...:)
Alim Mahdi "biar ompong tetap harus dibersihin, pembilasan dengan berkumur sudah cukup. Tapi kalau daerah yang ompong ditutupi gigi palsu, maka gigi palsunya harus dibersihin setiap hari"
sejak pake kawat gigi..., sikat giginya jadi lebih "boros", karena bulu-bulu sikatnya jadi lebih cepet mekar.
tapi.. tetep senyum kok, Dok!
ummul-orthodonti.blogspot.com
Poskan Komentar