Sabtu, 07 Juni 2008

Teh, Karang Gigi, dan Sikat Gigi

Teh dan kopi merupakan dua jenis minuman yang paling sering terhidang di atas meja kita. Baik itu meja makan, meja tamu, meja kantor atau bahkan meja rapat. Dua jenis minuman ini dapat dengan mudah diperoleh, dihidangkan dan dinikmati dimana saja dan kapan saja. Penikmat teh dan kopi memiliki berbagai perangai dalam menikmati kedua jenis minuman ini. Ada yang suka teh pahit, teh manis, teh tubruk, atau lebih ingin yang praktis aja, seperti teh celup, dan teh botol. Seperti teh, penikmat kopi juga menikmatinya dengan berbagai cara seperti kopi manis, kopi tubruk, kopi pahit kental, yang instant atau variant variant kopi lainnya juga tetap digemari. Tapi apakah kita menyadari bahwa kebiasaan kita itu memiliki akibat terhadap kesehatan gigi kita? Berikut bahasannya..........

Sebenarnya minum teh itu bagus banget lho untuk kesehatan gigi karena kandungan fluor dalam teh itu tinggi, yang membuat fluor itu tidak bekerja maksimal adalah penggunaannya yang sering dikombinasikan dengan gula yang ditengarai sebagai penyebab gigi berlubang. Fluor sebagai bahan aktif untuk menghambat lubang gigi, sedang gula merupakan bahan aktif untuk menghancurkan gigi, kombinasi yang kontradiktif.Ada juga yang bertanya, "pop, minum teh dan kopi bisa nyebabkan karang gigi ya?"Kebiasaan minum teh tidaklah secara langsung menimbulkan karang gigi. Tetapi, teh biasanya memicu timbulnya stain coklat kehitaman pada permukaan gigi, yang kemudian mengakibatkan permukaan gigi jadi kasar dan mengundang penumpukan makanan dan pada akhirnya membentuk karang gigi. Jadi bagusnya gimana?, minumlah teh pahit yang tidak terlalu kental karena teh yang kental itu memiliki kesempatan yang lebih besar untuk membentuk stain, kemudian sikat gigi yang teratur (terutaman setiap habis makan), jadi warna pada teh tidak bisa melekat pada permukaan gigi kita.Bagaimana kalau stain itu dibiarkan?

Pada sebagian orang, stain gigi akan tetap menjadi stain gigi selama bertahun tahun, tapi pada lainnya, stain gigi biasanya disertai pula dengan karang gigi.
dengan karang gigi? Apakah karang gigi merusak gigi?

Karang gigi nggak merusak gigi secara langsung sih, tapi langsung merusak struktur jaringan pendukung gigi secara perlahan lahan. Jadi kalau karang gigi dibiarin tumbuh di mulut, awalnya akan menimbulkan pendarahan saat menyikat gigi, kemudian pendarahan spontan tanpa mesti ada rangsangan, terus menyebabkan gigi nampak panjang, karena gusi turun ke arah akar gigi, dan pada akhirnya akan menyebabkan gigi goyang, bahkan tercabut dengan sendirinya..(hiiiiii ngeri juga ngebayangkannya)


Ngatasi karang gigi.
Kalo dah tumbuh karang gigi, sebaiknya ke dokter gigi untuk skeling (pembersihan karang gigi). kalo abis skeling biasanya mulut akan terasa lebih segar, walau dalam beberapa kasus jadi timbul rasa ngilu (tapi ini biasanya kalau karang giginya dah merajalela). Gampang..untuk ngilu pake sensodyne biasanya dah beres. Yang terpenting sih sebenarnya menyikat giginya itu lhoooo...bener apa nggak.

Apapun dan berapapun harga sikat dan odol gigi yang dibeli, yang paling penting tu..cara sikat gigi dan waktu penyikatan giginya. Saat menyikat gigi usahain bulu sikatnya masuk ke celah gusi. Pertama sih agak nyeri, tapi lama lama akan lebih enak kok. Trus satu lagi yang perlu diingat, jangan remehkan sikat gigi, sikat gigi tu bisa menyebabkan gigi terkikis di daerah leher gigi lho...Posisi bulu sikat gigi yang tegak lurus terhadap poros gigi ditambah dengan tekanan penyikatan yag berlebihan dapat menjadi penyebabnya.

Waktu menyikat gigi juga gak bisa asal asalan. Pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur, selalu kita dengar dianjurkan di TV pada iklan pasta gigi. Bener sihhhh...tapi ada cumanya nihhhh....sikat giginya gak bisa langsung setelah makan, sebaiknya ditunggu dulu setengah jam setelah selesai sarapan atau makan baru menyikat gigi. Mengapa...?????...Nanti aku jawab dipostingan selanjutnya....hihihihi

ceritanya nih...TO BE CONTINUED......

4 komentar:

acy mengatakan...

waduh nich novel ya mbak panjang amat :)

Popipera Tutantri mengatakan...

hihihihihi...habis berkaitan sih topiknya. Kalo di tulis sekalian ntar yang baca bosen lagi...

acy mengatakan...

wah si mbak ini tahu banget soal gigi, dokter gigi ya mbak?:)tapi emang penting tuh sikat gigi, biar gak bau jengkol :P

Mike.... mengatakan...

waduh..keren tips2nya..
boleh berguru nih,mbak..;D